Beranda blog Halaman 4

Wujud Syukur di Hari Raya, Tridjaya Group Gelar Penyembelihan Hewan Qurban di Pagaden

0

Subang | Karawanghariini.com – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di halaman Dealer Tridjaya Motor Pagaden, Rabu (27/5/2026). Sejak pagi, karyawan bersama warga sekitar tampak bergotong royong mempersiapkan proses penyembelihan hewan qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Di tengah aktivitas tersebut, Owner Tridjaya Group, dr. Setiawan Widjaya, hadir langsung memimpin kegiatan sosial tahunan yang telah menjadi bagian dari tradisi perusahaan.

“Berbagi di hari suci adalah bagian dari rasa syukur kami,” ujar dr. Setiawan Widjaya kepada wartawan.

Pada momen Idul Adha tahun ini, Tridjaya Group menyalurkan seekor sapi qurban yang kemudian dipotong dan dibagikan kepada masyarakat sekitar, para karyawan, serta pihak-pihak yang membutuhkan. Seluruh proses penyembelihan berlangsung lancar, sesuai syariat Islam, dengan tetap memperhatikan kebersihan dan ketertiban.

Bagi Tridjaya Group, kegiatan qurban bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan kami setiap Idul Adha. Ini bukan hanya tradisi, tetapi wujud nyata rasa syukur atas keberkahan usaha yang kami jalankan,” jelasnya.

Menurut dr. Setiawan, nilai utama dari Idul Adha adalah memperkuat solidaritas dan kebersamaan. Karena itu, pembagian daging qurban diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan semakin mempererat hubungan baik antara Tridjaya Group dengan warga sekitar,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Warga yang menerima daging qurban mengaku bersyukur atas kepedulian Tridjaya Group yang secara rutin berbagi setiap Hari Raya Idul Adha.

“Setiap tahun kami selalu mendapat bagian. Ini sangat membantu kami,” ujar salah seorang warga penerima manfaat.

Melalui kegiatan sosial tersebut, Tridjaya Group kembali menegaskan komitmennya sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga aktif membangun nilai sosial, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Pemkab Karawang Salurkan Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton untuk Warga Utara

0

Karawanghariini.com, karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menerima bantuan sapi kurban Presiden Republik Indonesia pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sapi kurban berbobot 1,2 ton tersebut disembelih di Rumah Dinas Bupati Karawang, Rabu (27/5/2026).

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan hewan kurban dari Presiden yang kembali diterima Kabupaten Karawang untuk tahun kedua berturut-turut.

“Alhamdulillah tahun ini Kabupaten Karawang kembali menerima bantuan sapi kurban dengan bobot mencapai 1,2 ton,” ujar Aep.

Ia memastikan proses penyembelihan dilakukan oleh tenaga profesional bersertifikat dari Juru Sembelih Halal Indonesia (Juleha) guna menjamin kehalalan dan kualitas daging kurban sesuai syariat.

Menurutnya, daging kurban tersebut nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat, khususnya di wilayah utara Karawang.

Selain bantuan sapi kurban Presiden, Pemerintah Kabupaten Karawang juga menyalurkan 25 ekor sapi melalui program ASN Berbagi. Hewan kurban tersebut akan dibagikan kepada masyarakat dengan sasaran utama ibu hamil dan anak stunting.

“Hari ini juga kami melaksanakan program ASN Berbagi. Sebanyak 25 ekor sapi akan disalurkan kepada masyarakat, terutama untuk ibu hamil dan anak stunting,” katanya.

Ia berharap momentum Hari Raya Iduladha dapat menjadi penguat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Semoga Iduladha membawa keberkahan, mempererat kebersamaan, serta memperkuat persatuan masyarakat Karawang,” ujar Aep.

Suasana Khidmat Salat Iduladha Bersama Bupati Aep di Karangpawitan

0

Karawanghariini.com, Karawang — Suasana khidmat menyelimuti Lapang Karangpawitan, Kabupaten Karawang, saat ribuan warga melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Rabu (27/5/2026). Mengusung tema “Menebar Kepedulian dan Kebersamaan untuk Karawang Maju”, momentum Iduladha tahun ini menjadi ajakan untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa Karawang saat ini berdiri di atas dua kekuatan besar, yakni sebagai lumbung pangan nasional sekaligus kawasan industri yang menjadi penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, semangat kurban mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kepedulian terhadap sesama.

“Di hari yang suci ini, ibadah kurban mengajarkan kita untuk menyeimbangkan pembangunan dengan rasa kepedulian sosial,” ujar Aep dalam sambutannya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan panitia kurban untuk memastikan pendistribusian daging kurban dilakukan secara adil dan tepat sasaran agar kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

“Pastikan kebahagiaan Iduladha hadir melalui daging kurban yang dibagikan dengan tepat, sehingga menghadirkan keberkahan dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” katanya.

Aep menegaskan, prinsip keadilan dalam pembagian kurban sejalan dengan arah pembangunan di Kabupaten Karawang. Pemerintah daerah, kata dia, terus berkomitmen melakukan pemerataan pembangunan, mulai dari infrastruktur jalan, jembatan hingga fasilitas publik di seluruh wilayah.

“Kita bangun kekuatan dari desa hingga kota demi mewujudkan Karawang yang semakin maju,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aep juga menyinggung sejumlah program sosial yang telah dijalankan Pemkab Karawang, di antaranya program ASN Berbagi selama Ramadan untuk anak yatim, lansia, sopir angkutan umum, hingga pengemudi ojek online.

Tak hanya itu, Pemkab Karawang juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa ambulans untuk Palestina serta bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatera.

Pada momentum Iduladha tahun ini, Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menjalankan Program ASN Berkurban yang menyasar 4.762 ibu hamil dan anak stunting di Karawang.

Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian sosial aparatur sipil negara kepada warga yang membutuhkan.

Kabel Semrawut Ditata, Wajah Kota Karawang Ditargetkan Lebih Rapi di Akhir 2026

0
Karawang mulai rapikan kabel udara semrawut, target selesai akhir 2026. (foto/istimewa)

Karawangharii.com, Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang menargetkan penataan jaringan kabel udara tahap awal di delapan titik wilayah perkotaan selesai pada akhir tahun 2026. Program ini dilakukan sebagai upaya memperbaiki estetika kota sekaligus menata kabel-kabel udara yang selama ini terlihat semrawut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang, Rusman, menyampaikan bahwa penataan tahap awal mencakup jaringan kabel sepanjang 9,4 kilometer yang tersebar di sejumlah ruas jalan utama di Karawang.

Beberapa titik yang menjadi lokasi penataan di antaranya Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Tuparev I dan II, Jalan Kertabumi, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan RA Thohir Mangku Didjoyo, Jalan Ir H Juanda, hingga Jalan Dewi Sartika.

“Pengerjaan fisik penataan jaringan kabel udara ditargetkan rampung pada akhir tahun ini,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).

Penataan kabel udara tersebut digarap oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi yang sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan Pemkab Karawang.

Rusman menjelaskan, program penataan kabel tidak hanya dilakukan di wilayah perkotaan Karawang. Ke depan, kegiatan serupa juga akan diperluas ke sejumlah wilayah lain seperti Cikampek, Rengasdengklok, hingga Telagasari.

Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan tata kota yang lebih rapi, aman, dan nyaman dipandang masyarakat.

Dengan adanya penataan tersebut, diharapkan wajah Kota Karawang menjadi lebih tertib serta mendukung pengembangan kawasan perkotaan yang modern dan berestetika.

Rayakan Usia ke-39 Tahun, Perumdam Tirta Tarum Karawang Hadirkan Gedung Pelayanan Modern

0

Karawanghariini.com, Karawang – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tarum Karawang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 dengan menggelar peresmian gedung pelayanan baru di Aula Perumdam Tirta Tarum Karawang, Senin (25/5/2026).

Pada peringatan tahun ini, Perumdam Tirta Tarum mengusung tema “Mewujudkan Layanan Berkeadilan Menuju Karawang Maju, Sehat dan Lestari”. Tema tersebut menjadi simbol komitmen perusahaan dalam menghadirkan akses air bersih yang merata bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang sehat dan berkelanjutan.

Peresmian gedung pelayanan baru dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, melalui prosesi pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti. Kehadiran gedung baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan sistem yang lebih cepat, tepat, dan profesional.

Selain peresmian gedung, rangkaian kegiatan HUT ke-39 juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan. Perumdam Tirta Tarum juga memberikan penghargaan simbolis kepada sejumlah pelanggan terbaik.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi dan seluruh pegawai Perumdam Tirta Tarum Karawang atas konsistensi mereka dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih atas komitmen yang terus dijaga. Dari tahun ke tahun Perumdam Tirta Tarum terus berbenah dan menunjukkan perkembangan yang semakin baik,” ujarnya.

Ia berharap, di usia yang ke-39 tahun, Perumdam Tirta Tarum Karawang semakin mampu menjawab berbagai persoalan kebutuhan air bersih masyarakat secara cepat dan tepat.

Sebagai penutup, H. Aep Syaepuloh juga mengapresiasi kontribusi Perumdam Tirta Tarum terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui dividen yang diberikan, sekaligus peningkatan pelayanan yang terus dirasakan masyarakat Kabupaten Karawang.

GOKAR Hadirkan Promo Rp1 untuk 100 Warga Karawang di Momen Idul Adha

0

Karawanghariini.com, Karawang – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan oleh aplikasi transportasi online lokal, GOKAR (Go Karawang), dengan menghadirkan program spesial bertajuk GODA (GOKAR Idul Adha). Promo tersebut memberikan potongan harga hingga 99 persen bagi masyarakat Karawang yang menggunakan layanan transportasi online GOKAR pada 26–27 Mei 2026.

Program promo ini disambut antusias masyarakat karena menawarkan tarif perjalanan yang sangat terjangkau khusus untuk layanan dalam Kota Karawang. Dalam promo tersebut, pengguna berkesempatan menikmati perjalanan hemat dengan syarat berlaku untuk 100 pengguna pertama setiap harinya.

Dalam desain promo yang beredar, GOKAR menampilkan nuansa Idul Adha dengan ornamen Islami, ikon Tugu Tani Karawang, serta semangat kebersamaan masyarakat lokal. Promo tersebut juga menjadi bagian dari upaya GOKAR memperkenalkan layanan transportasi online asli Karawang kepada masyarakat luas.

Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, mengatakan bahwa program GODA sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman berkendara yang nyaman sekaligus berbagi kebahagiaan kepada masyarakat pada momen Idul Adha.

“Melalui promo GODA ini, kami ingin masyarakat Karawang merasakan langsung layanan transportasi online lokal dengan tarif yang sangat terjangkau, aman, dan nyaman,” ujar Syuhada Wisastra di kantornya, Senin 25/5/2026.

Ia menambahkan, kehadiran promo tersebut juga menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat yang selama ini mendukung perkembangan GOKAR sebagai platform transportasi digital asli daerah.

“Kami ingin membuktikan bahwa aplikasi lokal juga mampu memberikan pelayanan profesional dan kompetitif. Semoga promo ini bisa membantu mobilitas masyarakat saat momen Idul Adha,” katanya.

Selain menawarkan tarif hemat, GOKAR juga mengedepankan pelayanan cepat, keamanan perjalanan, serta dukungan layanan pelanggan selama 24 jam. Para mitra pengemudi yang tergabung dalam platform ini juga disebut telah dibekali standar pelayanan untuk menjaga kenyamanan pengguna.

Syuhada Wisastra turut mengajak masyarakat Karawang untuk mendukung karya anak daerah dengan menggunakan aplikasi GOKAR dalam aktivitas sehari-hari.

“GOKAR bukan hanya sekadar aplikasi transportasi online, tetapi juga bagian dari gerakan ekonomi digital lokal yang dibangun oleh putra daerah Karawang,” ungkapnya.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati promo GODA, pengguna dapat langsung mengunduh aplikasi GOKAR melalui Google Play Store dan melakukan pemesanan perjalanan selama periode promo berlangsung.

Promo Menarik GOKAR Idul Adha 1447 H

Potongan harga hingga 99 persen

Berlaku tanggal 26–27 Mei 2026

Khusus perjalanan dalam Kota Karawang

Untuk 100 pengguna pertama setiap harinya

Layanan cepat, aman, hemat, dan siap 24 jam

Seputar Tentang GOKAR

Layanan transportasi online lokal GOKAR (Go Karawang) resmi hadir sebagai alternatif mobilitas yang mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Karawang dan sekitarnya. Kehadiran GOKAR dinilai menjadi langkah baru dalam mendorong gerak online kendaraan angkutan rakyat berbasis teknologi digital di Kabupaten Karawang.

Platform berbasis aplikasi ini dikembangkan untuk menghubungkan masyarakat dengan mitra pengemudi lokal melalui layanan transportasi digital yang praktis.

Sebagai aplikasi transportasi online asli Karawang, GOKAR diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi daerah sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Menariknya, GOKAR merupakan inovasi yang terlahir dari putra daerah Karawang dan dikelola oleh anak-anak muda asli Karawang yang kompeten di bidang teknologi, manajemen, dan pengembangan bisnis digital.

Selain fokus terhadap pelayanan kepada pelanggan, GOKAR juga berkomitmen memperhatikan kesejahteraan para mitra pengemudi. Perusahaan disebut telah mengikuti anjuran pemerintah terkait potongan aplikasi kepada driver. Jika anjuran potongan berdasarkan regulasi mencapai sekitar 8 persen, GOKAR justru menerapkan potongan yang lebih ringan hingga sekitar 5 persen demi mendukung pendapatan mitra pengemudi lokal.

Tak hanya itu, GOKAR juga memberikan berbagai dukungan kesejahteraan bagi para driver seperti program BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, THR, hingga berbagai insentif lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para mitra di lapangan.

Kehadiran platform ini menjadi bukti bahwa sumber daya manusia lokal mampu menghadirkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat daerahnya sendiri.

SSB Bintang Muda Karawang Resmi Dibuka, Tak Hanya Latih Skill Tapi Juga Karakter Anak

0

Karawanghariini.com, Karawang – Sekolah Sepakbola (SSB) Bintang Muda Karawang resmi membuka penerimaan siswa didik baru untuk kategori usia kelahiran 2011 hingga 2019. Selain membuka pendaftaran, SSB yang berbasis di Bintang Mini Soccer Badami, Telukjambe Timur, Karawang ini juga menggelar coaching clinic gratis bagi masyarakat sekitar sebagai langkah awal memperkenalkan program pembinaan usia dini.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para orang tua dan anak-anak yang antusias mengikuti latihan dasar sepak bola bersama para pelatih berpengalaman yang pernah berkecimpung di dunia sepak bola Karawang maupun nasional.

SSB Bintang Muda Karawang menghadirkan sejumlah pelatih berpengalaman seperti Yudi Khoerudin, Asep Rahmat atau Abah AR, Hary Prasetyo, Acep Kampong, Dr. Nanu Hasanuh, Nana Sutrisna, Donny, Reza hingga Feri. Sementara posisi Kepala Sekolah dipercayakan kepada Tholib Hadiwijaya, M.Pd.

CEO SSB Bintang Muda Karawang, Asep Rahmat, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan wadah pembinaan sepak bola usia dini yang tidak hanya fokus pada prestasi olahraga, tetapi juga pembentukan karakter anak.

“Kami berdiskusi bagaimana caranya menggali potensi khususnya usia dini di Kabupaten Karawang dalam wadah sekolah sepak bola. Langkah pertama tentunya merekrut sumber daya manusia terbaik, kemudian kami sepakat menjadikan SSB Bintang Muda Karawang sebagai wadah pengembangan teknik, fisik, mental, dan karakter anak-anak,” ujar Asep Rahmat kepada awak media saat sebelum rapat teknis pengurus, Minggu (24/5/2026).

Ia menambahkan, target utama SSB Bintang Muda Karawang adalah mencetak generasi muda yang berkualitas baik dari sisi kemampuan sepak bola maupun sikap dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin menciptakan pemain yang berkualitas, baik prestasi sepak bolanya maupun attitude-nya di masyarakat dan di rumah. Jadi bukan hanya menjadi pemain bola hebat, tetapi juga menjadi pribadi yang baik,” katanya.

Menurut Asep Rahmat, sebelum pembelajaran resmi dimulai, pihaknya terlebih dahulu mengadakan program coaching clinic secara gratis bagi masyarakat sekitar.

“Program coaching clinic ini bertujuan memperkenalkan SSB Bintang Muda Karawang kepada masyarakat. Kami tidak memungut biaya sama sekali karena tujuan kami agar masyarakat tahu bahwa sekarang sudah hadir sekolah sepak bola baru di Karawang,” ungkapnya.

Ia berharap pada Juni 2026 mendatang SSB Bintang Muda Karawang sudah bisa resmi melakukan launching program pembinaan secara penuh.

“Kami saat ini terus melakukan promosi melalui media sosial maupun rekanan agar keberadaan SSB ini semakin dikenal masyarakat,” tambahnya.

Pelatih Hary Prasetyo, M.Pd., yang juga mantan pemain Persika Karawang, menilai keberadaan SSB Bintang Muda Karawang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan sepak bola Karawang.

“Harapan kami SSB Bintang Muda Karawang bisa memberikan sumbangsih bagi persepakbolaan Karawang. Di sini ada banyak mantan pemain Persika Karawang yang ingin menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk generasi muda,” ujar Hary.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama pembinaan bukan sekadar membentuk pemain profesional, tetapi juga membangun karakter anak-anak agar sukses di masa depan.

“Tujuan kami bukan hanya menjadikan anak sebagai pemain sepak bola yang bagus, itu bonus. Yang paling penting mereka punya karakter baik, soleh, disiplin, dan bisa sukses di bidang apa pun nantinya,” katanya.

Hary juga menyebut pihaknya akan melibatkan para orang tua melalui program parenting agar memahami pentingnya pembinaan karakter dalam dunia olahraga.

“Kami ingin memberikan pemahaman kepada orang tua bahwa tujuan sepak bola bukan hanya menjadi pemain profesional, tetapi ada banyak nilai kehidupan yang bisa dipelajari,” jelasnya.

Sementara itu, pelatih Dr. Nanu Hasanuh menilai kehadiran SSB Bintang Muda Karawang menjadi langkah penting dalam menciptakan regenerasi pemain sepak bola asli daerah yang mampu bersaing di level profesional.

“Dengan hadirnya SSB Bintang Muda Karawang ini, kami berharap bisa menciptakan pemain-pemain berbakat yang nantinya mampu mengharumkan nama Karawang, khususnya melalui Persika Karawang,” ujar Dr. Nanu Hasanuh.

Ia juga berharap ke depan skuad Persika Karawang dapat lebih banyak diperkuat oleh pemain muda asli Karawang hasil pembinaan sekolah sepak bola lokal.

“Kami ingin pemain Persika Karawang ke depannya benar-benar diisi oleh anak-anak muda asli Karawang yang lahir dan berkembang dari SSB seperti Bintang Muda Karawang ini,” tambahnya.

Menurut Dr. Nanu Hasanuh, pembinaan usia dini merupakan pondasi utama dalam membangun masa depan sepak bola daerah yang berprestasi dan berkarakter.

“Kalau pembinaan usia dini berjalan baik, maka Karawang akan memiliki banyak talenta sepak bola potensial yang siap bersaing dan membawa nama daerah lebih maju,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SSB Bintang Muda Karawang, Tholib Hadiwijaya, M.Pd., mengatakan pihaknya ingin menghadirkan lingkungan pembinaan yang positif dan berkelanjutan bagi anak-anak di Karawang.

“Kami ingin menjadi wadah yang mampu menampung potensi anak-anak sejak usia dini agar mereka memiliki ruang untuk berkembang secara positif melalui sepak bola,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini banyak pemain usia 15 hingga 17 tahun yang kehilangan wadah pembinaan sehingga bakat mereka tidak berkembang secara maksimal.

“Kami melihat masih banyak anak-anak berbakat yang tidak memiliki tempat untuk melanjutkan pembinaan. Karena itu SSB Bintang Muda Karawang hadir untuk memberikan kesempatan dan pembinaan yang berkelanjutan,” tutur Tholib.

Adapun jadwal latihan SSB Bintang Muda Karawang dilaksanakan di dua tempat sesuai kelompok umur, yaitu setiap Kamis pukul 16.00 hingga 18.00 WIB dan Minggu pukul 08.00 hingga 10.00 WIB di Bintang Mini Soccer Badami serta di Lapangan Babaton Jatimulya, Telukjambe Timur, Karawang, setiap Selasa, Rabu, dan Jumat pukul 16.00 hingga 18.00 WIB serta Minggu pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Biaya pendaftaran sebesar Rp600 ribu sudah termasuk biaya pendaftaran, iuran bulanan, jersey lengkap, kaos kaki, serta satu buah bola untuk peserta didik baru.

Pihak manajemen berharap kehadiran SSB Bintang Muda Karawang dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus melahirkan talenta-talenta sepak bola potensial dari Kabupaten Karawang di masa mendatang.

Kasek SMPN 2 Jayakerta Diduga Langgar Mekanisme Aset Daerah, Jual Material Bongkaran Tanpa Prosedur Resmi

0

KARAWANGHARIINI – Dugaan penjualan material bekas bongkaran bangunan kembali mencuat di lingkungan pendidikan Kabupaten Karawang. Kali ini, sorotan tertuju kepada Kepala SMP Negeri 2 Jayakerta usai proyek revitalisasi sekolah senilai Rp2,48 miliar dari APBN tahun 2026 mulai berjalan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, material hasil pembongkaran sejumlah ruang kelas yang masih memiliki nilai ekonomis diduga diperjualbelikan tanpa melalui mekanisme resmi Pemerintah Kabupaten Karawang.

Revitalisasi satuan pendidikan di SMP Negeri 2 Jayakerta tersebut diketahui menelan anggaran sebesar Rp2.489.026.000. Dalam pelaksanaannya, sekitar 16 ruang kelas dibongkar untuk proses pembangunan ulang.

Namun di balik proyek tersebut, muncul dugaan adanya transaksi penjualan material sisa bongkaran dengan kisaran harga sekitar Rp1 juta per ruangan. Jika dihitung keseluruhan, nilai material yang diduga diperjualbelikan mencapai kurang lebih Rp16 juta.

Saat dikonfirmasi awak media, Sunu dari Bagian Aset Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang membenarkan bahwa pihak sekolah hanya mengurus izin pembongkaran bangunan.

“Untuk SMPN 2 Jayakerta hanya mengajukan izin bongkar, dan surat rekomendasinya sudah diterbitkan. Terkait pemanfaatan material, itu harus mengikuti ketentuan yang berlaku,” ujar Sunu.

Ia menegaskan, material bekas bongkaran aset pemerintah memang dapat dimanfaatkan atau dijual, namun wajib melalui prosedur resmi sesuai regulasi pengelolaan barang milik daerah.

“Bisa dijual, tetapi harus melalui mekanisme aturan. Ada proses penilaian dulu oleh PUPR, kemudian dilelang. Hasilnya disetorkan ke kas daerah,” tegasnya.

Menurutnya, kewenangan penilaian terhadap material bekas hasil pembongkaran berada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang karena objek yang dinilai merupakan bagian dari sisa konstruksi bangunan pemerintah.

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan baru terkait dugaan penjualan material bongkaran di SMP Negeri 2 Jayakerta. Pasalnya, apabila benar terjadi transaksi langsung tanpa penilaian dan proses lelang resmi, maka hal itu berpotensi menyalahi tata kelola aset daerah.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala SMP Negeri 2 Jayakerta belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penjualan material bekas bongkaran yang disebut masih memiliki nilai ekonomis tersebut. (red)

Karawang Ambil Bagian dalam Peresmian 1.061 Koperasi Desa Merah Putih oleh Presiden Prabowo

0

Karawanghariini.com, Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang turut mengikuti peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian tersebut ditandai dengan penekanan tombol oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai simbol dimulainya operasional 1.061 KDKMP. Kegiatan itu juga diikuti secara daring oleh sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Karawang, yang memusatkan kegiatan video conference di Gerai KDKMP Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa KDKMP merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam memperkuat perekonomian rakyat dari tingkat desa dan kelurahan.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Sabtu, 16 Mei 2026, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih,” kata Presiden Prabowo sebelum menekan tombol peresmian.

Presiden Prabowo menjelaskan, KDKMP telah dipersiapkan sejak November tahun lalu. Pembangunan fisik koperasi tersebut dilakukan di ribuan lokasi sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat kemandirian desa dan menggerakkan perekonomian nasional dari bawah.

Menurut Presiden, keberadaan KDKMP di berbagai wilayah diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat desa. Ia juga menargetkan minimal 20 ribu koperasi sejenis dapat mulai beroperasi pada Agustus 2026.

“Dari seribu ini, dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus, kita akan lompat meresmikan 30 ribu koperasi. Kalau umpamanya tidak sampai 30 ribu, kalau hanya sampai 20 ribu, saya katakan 20 ribu ini juga adalah prestasi yang saya kira jarang diketemukan di negara lain,” ungkap Presiden.

Dalam kegiatan peresmian tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta sejumlah pejabat pemerintah lainnya.

Peresmian itu menandai kesiapan 1.061 koperasi untuk beroperasi. Rinciannya, sebanyak 530 unit KDKMP berada di tujuh kabupaten di Jawa Timur dan 531 unit KDKMP berada di delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Setiap KDKMP mempekerjakan 17 pekerja yang seluruhnya berasal dari desa setempat. Pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara, per Mei 2026, juga tengah membangun 25.000 unit koperasi lainnya. Pemerintah menargetkan 30.000 KDKMP selesai dibangun dan beroperasi penuh pada Agustus 2026.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Karawang mengikuti kegiatan peresmian tersebut secara daring dari Gerai KDKMP Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta. Kegiatan video conference dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Karawang dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Karawang. Hadir mewakili Bupati Karawang, H. Dindin Rachmadhy sebagai Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Karawang.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Rawamerta Dadan Nurdiansyah, Sekretaris Kecamatan Rawamerta Sunadi, Kepala Desa Sekarwangi Karta, Kepala Desa Cibadak H. Mayudin, Kepala Desa Kutawargi Sukmadi atau Jibeng, Kepala Desa Panyingkiran M. Kusnadi, Kepala Desa Sukamerta Ahmad Holidin, serta Korwilcambidik Rawamerta H. Popon Epon.

Hadir juga unsur Kodim 0604/Karawang yang diwakili Kasdim Saeful Husna mewakili Komandan Kodim 0604/Karawang, Koramil 0403/Rawamerta beserta para Babinsa yang juga sebagai panitia pelaksananya, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perizinan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Karawang Puguh Tri Utomo, para pengurus koperasi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Rawamerta.

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah hadir melalui perwakilan Kapolsek beserta jajaran.

Hadir pula H. Emed Tarmedi, selaku PMO Kementerian Koperasi Kabupaten Karawang, serta Syuhada Wisastra, Ketua IWO Indonesia DPD Karawang yang juga merupakan founder GOKAR.

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh para kepala desa se-Kecamatan Rawamerta, unsur N-3, Ketua KDKMP se-Kecamatan Rawamerta, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Melalui keikutsertaan dalam peresmian nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang menyatakan dukungannya terhadap penguatan koperasi desa sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan. Kehadiran KDKMP diharapkan mampu membuka lapangan kerja, memperkuat perputaran ekonomi lokal, serta meningkatkan kemandirian masyarakat desa.

Gerai KDKMP Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, menjadi salah satu titik penting pelaksanaan kegiatan daring di Kabupaten Karawang. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan peran koperasi di tingkat desa agar lebih produktif, mandiri, dan mampu menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat.

Menurut H. Dindin Rachmadhy sebagai Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Karawang, KDKMP merupakan instrumen penting untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Melalui koperasi, warga dapat memperkuat akses terhadap kebutuhan pokok, pemasaran hasil produksi, pengelolaan usaha, hingga peningkatan nilai tambah produk lokal.

“KDKMP harus menjadi wadah ekonomi masyarakat desa yang benar-benar hidup dan memberi manfaat. Koperasi harus mampu membantu petani, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam memperkuat usaha serta memutus ketergantungan terhadap rantai distribusi yang merugikan,” ujar H. Dindin.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Karawang mendukung penguatan koperasi desa agar dikelola secara profesional, transparan, dan mengikuti perkembangan teknologi. Menurutnya, pengelolaan koperasi secara modern dan digital menjadi kebutuhan agar KDKMP mampu bersaing dan berkelanjutan.

“Pengurus koperasi harus memiliki komitmen, kemampuan manajerial, dan semangat gotong royong. Jika dikelola dengan baik, KDKMP dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

H. Dindin juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, Polri, pengurus koperasi, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga dalam mengawal keberlangsungan KDKMP di Kabupaten Karawang.

“Koperasi tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak agar program ini tidak hanya berhenti pada peresmian, tetapi benar-benar berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan kami ucapkan terimakasih banyak kepada Komandan Kodim 0604 Karawang beserta jajarannya yang terus mengawal semua kegiatan KDKMP,” pungkasnya.

Warga Binaan Lapas Karawang Bakal Dilibatkan dalam Program Ketahanan Pangan

0

Karawanghariini.com, karawang — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali meninjau langsung kesiapan SPPG Warung Bambu #8 yang dikelola oleh Lapas Kelas IIA Karawang bersama mitra PT. Ladang Pangan Sejahtera. Kegiatan peninjauan dilaksanakan sebagai bentuk memastikan kesiapan sarana, sistem kerja, serta pengelolaan program yang akan mendukung pelayanan dan pemberdayaan warga binaan.

Dalam peninjauan tersebut, Kakanwil melihat berbagai fasilitas dan area kerja yang nantinya akan digunakan dalam operasional SPPG Warung Bambu #8. Selain memastikan kesiapan infrastruktur, kegiatan ini juga menjadi bagian dari monitoring terhadap sinergi antara Lapas Karawang dengan pihak mitra dalam mendukung program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.

Program SPPG Warung Bambu #8 dirancang tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Ke depannya, warga binaan akan dilibatkan secara langsung untuk membantu pengelolaan berbagai pekerjaan di lingkungan SPPG sesuai dengan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki.

Keterlibatan warga binaan dalam program tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman kerja nyata, meningkatkan keterampilan, serta membangun kesiapan mereka untuk kembali ke masyarakat. Melalui program ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan pembinaan secara teori, tetapi juga praktik kerja yang memiliki nilai produktif dan ekonomis.

Selain menjadi wadah pembinaan, program ini juga diharapkan mampu memperkuat proses integrasi sosial warga binaan. Dengan adanya keterlibatan aktif dalam kegiatan produktif, warga binaan memiliki kesempatan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, serta semangat untuk memperbaiki diri melalui aktivitas yang positif dan bermanfaat.