Rabu, Juni 3, 2026

Denver, Colorado

Pimpin Rakor P2WKSS, Bupati Karawang Genjot Kemandirian Perempuan Desa Pajaten

Karawanghariini.com, KarawangPemerintah Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan perempuan melalui Rapat Koordinasi Program Peningkatan Peran Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS), yang difokuskan di Desa Pajaten, Kecamatan Cibuaya.

Rapat koordinasi tersebut digelar di Lantai 3 Gedung Singaperbangsa pada Selasa (5/5/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE., serta dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Plt. Asda I, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), dan jajaran perangkat daerah serta mitra perusahaan terkait.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam mendorong transformasi Desa Pajaten melalui penguatan peran perempuan dan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi.

Kepala DP3A Kabupaten Karawang dalam laporannya menyampaikan bahwa program P2WKSS menyasar 7.091 jiwa, terdiri dari 3.377 laki-laki dan 3.714 perempuan. Program ini dirancang tidak hanya berfokus pada sektor kesehatan, tetapi juga mencakup pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Suasana Khidmat Salat Iduladha Bersama Bupati Aep di Karangpawitan

“Sejumlah program unggulan akan dijalankan, di antaranya Sekolah Perempuan, pembangunan PAUD Holistik Integratif, serta program PEKKA berupa pendampingan UMKM bagi perempuan kepala keluarga agar lebih produktif sesuai potensi desa,” ujarnya.

Selain itu, intervensi sosial juga dilakukan melalui pemberian alat bantu bagi masyarakat yang membutuhkan oleh Dinas Sosial.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Desa Pajaten dipilih sebagai lokus P2WKSS karena dipimpin oleh kepala desa perempuan, yang diharapkan mampu menjadi role model dalam membuktikan bahwa perempuan memiliki kapasitas besar dalam mendorong kemajuan desa.

Baca Juga  Kabel Semrawut Ditata, Wajah Kota Karawang Ditargetkan Lebih Rapi di Akhir 2026

Sementara itu, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa pelaksanaan program harus berjalan optimal dan tepat sasaran. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting yang saat ini masih menjadi perhatian serius.

“Data Dinas Kesehatan menunjukkan angka stunting mencapai 3.517 kasus. Program P2WKSS ini harus menjadi intervensi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan fokus pada pemberdayaan perempuan, Pemerintah Kabupaten Karawang optimistis Desa Pajaten dapat menjadi contoh keberhasilan pembangunan berbasis keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Baca Juga

Artikel Lainnya

- Advertisement -spot_img

Berita Teratas

Karawang Update

Trending

Peristiwa