Karawanghariini.com, Karawang – Ribuan buruh dari Kabupaten Karawang dipastikan turut ambil bagian dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta. Massa pekerja ini dijadwalkan berkumpul di kawasan Monas hingga Gedung DPR RI pada Jumat (1/5/2026).
Berdasarkan data kepolisian, jumlah buruh yang berangkat mencapai lebih dari 13 ribu orang. Mereka diberangkatkan menggunakan ratusan armada, terdiri dari sekitar 265 bus serta puluhan kendaraan roda dua.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan, Polres Karawang menurunkan sekitar 600 personel. Pengamanan dilakukan sejak titik keberangkatan di Karawang hingga ke lokasi kegiatan di ibu kota.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan apel kesiapan sebagai langkah awal pengamanan. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti Gerbang Tol Karawang Timur, Karawang Barat, hingga Km 42 ruas Tol Jakarta–Cikampek.
Selain itu, seluruh petugas diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis selama bertugas. Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah juga mengingatkan anggotanya agar menjalankan tugas secara profesional serta menjaga sikap di lapangan.
Pengawalan terhadap rombongan buruh dilakukan secara menyeluruh guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus menjaga arus lalu lintas tetap terkendali.
Di sisi lain, pihak kepolisian juga mengimbau para peserta aksi untuk tetap tertib selama perjalanan maupun saat mengikuti rangkaian kegiatan di Jakarta. Keselamatan, menurutnya, menjadi tanggung jawab bersama.
Pemeriksaan Ketat Armada Bus
Untuk meminimalisasi risiko kecelakaan, Satuan Lalu Lintas Polres Karawang bersama Ditlantas Polda Jawa Barat melakukan pemeriksaan kendaraan atau ramp check terhadap armada bus yang akan digunakan.
Pengecekan dilakukan di salah satu perusahaan otobus di Karawang, mencakup kelengkapan administrasi, izin operasional, hingga kondisi teknis kendaraan seperti rem, lampu, ban, dan perlengkapan keselamatan lainnya.
Tak hanya itu, kondisi kesehatan pengemudi juga diperiksa oleh tim medis guna memastikan mereka dalam keadaan fit saat membawa penumpang.
Dari hasil inspeksi, petugas masih menemukan beberapa kendaraan yang belum memenuhi standar kelayakan. Terhadap temuan tersebut, pihak operator diminta segera melakukan perbaikan sebelum armada digunakan untuk mengangkut peserta aksi.
Upaya ini mendapat respons positif dari perusahaan angkutan dan para sopir. Mereka menyatakan siap memenuhi seluruh persyaratan demi menjamin keselamatan perjalanan.
Pengamanan dan pemeriksaan menyeluruh ini diharapkan mampu memastikan mobilisasi ribuan buruh dari Karawang ke Jakarta berjalan aman, tertib, dan lancar.



