Beranda blog Halaman 11

Sekda Karawang Tekankan ASN Harus Berkontribusi Luar Biasa, Terapkan Prinsip 4P dan 4K dalam Pelayanan

0

KARAWANG, KARAWANGHARIINI.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, memimpin apel pagi rutin di Plaza Pemda Karawang pada Senin (20/4/2026).

Dalam amanatnya, Sekda menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh bekerja secara biasa-biasa saja, melainkan harus mampu memberikan kontribusi yang luar biasa bagi kemajuan daerah.

Ia mengajak seluruh pegawai, khususnya di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), untuk kembali merefleksikan peran utama ASN sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Sekda memperkenalkan konsep 4 Barometer (4P), yakni People, Process, Product, dan Perception. Menurutnya, ASN harus memiliki kompetensi yang mumpuni (People), menjalankan tugas sesuai prosedur (Process), menghasilkan kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan (Product), serta mampu membangun citra positif di mata masyarakat (Perception).

Selain itu, dalam proses pelayanan publik, ia juga menekankan penerapan prinsip 4K, yaitu Kecepatan, Kemudahan, Kemanfaatan, dan Kebahagiaan, sebagai standar pelayanan yang harus dirasakan masyarakat.

Terkait kebijakan Work From Home (WFH) pada minggu kedua, Sekda mengingatkan bahwa WFH bukanlah libur, melainkan hanya perpindahan lokasi kerja. Ia menegaskan akan dilakukan evaluasi ketat, termasuk kewajiban mematikan listrik dan AC sebelum meninggalkan kantor, serta pemberian sanksi bagi pegawai yang tidak merespons panggilan telepon dinas hingga lima kali.

“Kedisiplinan itu bermula dari keterpaksaan diri hingga akhirnya menjadi kebiasaan. Laksanakan tugas dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Wabup Karawang Hadiri Rakornas Kementan, Perkuat Strategi Hadapi Kemarau 2026

0

KARAWANG, KARAWANGHARIINI.COM – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau Tahun 2026 dalam upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI pada Senin (20/4/2026) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Rakornas ini diikuti oleh kepala daerah, jajaran pemerintah pusat, serta para pemangku kepentingan di sektor pertanian dari seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan. Hal ini mengingat Karawang memiliki peran strategis sebagai salah satu lumbung padi nasional.

Melalui partisipasi aktif dalam Rakornas ini, Pemkab Karawang menargetkan langkah antisipatif yang lebih terukur dalam menghadapi musim kemarau 2026. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi pertanian sekaligus memastikan keberlanjutan sektor pangan di daerah.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Karawang optimistis dapat terus berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim.

Hello world!

1

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

Tindaklanjuti Aduan Warga, Wabup Karawang Sidak RSUD Jatisari dan Pastikan Layanan Optimal

0

KARAWANG, KARAWANGHARIINI.COM – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jatisari pada Jumat (17/4/2026). Kunjungan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat terkait pelayanan kesehatan.

Dalam sidaknya, H. Maslani meninjau langsung sejumlah fasilitas, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat inap, hingga ruang tunggu kontrol dan pemeriksaan. Langkah ini menjadi bagian dari respons cepat Pemerintah Kabupaten Karawang dalam memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal.

Dari hasil peninjauan, ia menyampaikan bahwa secara umum pelayanan di RSUD Jatisari telah berjalan dengan baik, tertata, dan terstruktur. Ia juga memberikan apresiasi kepada tenaga medis serta seluruh jajaran rumah sakit atas dedikasi dalam melayani masyarakat.

“Kami hadir langsung sebagai bentuk tindak lanjut atas aduan masyarakat. Setelah kami lihat di lapangan, pelayanan di sini sudah berjalan baik dan terorganisir. Mudah-mudahan dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar Maslani.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh fasilitas kesehatan di Karawang terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat secara maksimal tanpa kendala.

“Harapan kami, masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pelayanan yang ada, serta ke depan tidak ada lagi keluhan terkait layanan kesehatan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Karawang, lanjutnya, akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan seluruh fasilitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

Sekda Karawang Tegaskan WFH Bukan Libur, ASN Wajib On Call dan Dilarang Mudik

0

KARAWANG, KARAWANGHARIINI.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, melakukan evaluasi pelaksanaan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang pada Jumat (17/4/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Inspektur, Asisten Daerah (Asda) III, serta Kepala BKPSDM.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa kebijakan WFH bukanlah hari libur, melainkan hanya perubahan lokasi kerja. Oleh karena itu, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap diwajibkan menjalankan tugas kedinasan secara penuh dengan tingkat disiplin yang sama seperti saat bekerja di kantor.

“Pegawai harus dalam kondisi on call dan siap dihubungi kapan saja. Jika ada pegawai yang tidak merespons hingga lima kali panggilan, atasan langsung wajib memberikan teguran sebagai bentuk pembinaan disiplin,” tegasnya.

Khusus untuk pelayanan publik, terutama di Mal Pelayanan Publik (MPP), petugas diwajibkan tetap hadir secara langsung sesuai jadwal yang telah ditentukan, guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Selain itu, Sekda juga menegaskan bahwa pegawai yang memiliki KTP luar daerah namun berdomisili di Karawang tidak diperkenankan memanfaatkan kebijakan WFH untuk pulang kampung. ASN diminta tetap berada di wilayah domisili agar dapat segera hadir apabila dibutuhkan secara langsung.

Kebijakan ini ditegaskan sebagai upaya menjaga kedisiplinan, profesionalisme, serta kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang tetap optimal meskipun sistem kerja dilakukan secara fleksibel.

Musrenbang Jabar 2026: Perkuat Kolaborasi Pusat-Daerah dan Integrasi Layanan Kesehatan

0

BANDUNG, KARAWANGHARIINI.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Bale Pakuan, Kota Bandung, pada Rabu (15/4/2026).

Acara ini dihadiri jajaran pimpinan daerah dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Mewakili Pemerintah Kabupaten Karawang, Wakil Bupati Karawang H. Maslani turut hadir didampingi Kepala Bapperida Kabupaten Karawang.

Mengusung tema “Lembur Diurus, Kota Ditata”, Musrenbang kali ini menekankan pentingnya keterpaduan pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, termasuk penguatan integrasi layanan kesehatan sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik.

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, H. Iwan Suryawan, menyampaikan apresiasinya terhadap kepemimpinan Gubernur Jawa Barat yang dinilai memiliki energi tinggi dalam merespons kebutuhan masyarakat.

“Meskipun transfer daerah mengalami pengurangan, pembangunan Jawa Barat harus tetap berjalan. Tahun 2027 menjadi momentum untuk memperkuat sektor-sektor yang dirasakan langsung oleh masyarakat, melalui kolaborasi dan sinergi guna mewujudkan Jawa Barat yang istimewa dengan peningkatan kualitas SDM,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Komjen (Purn) Akhmad Wiyagus, menegaskan bahwa seluruh program dan kegiatan di daerah harus selaras dengan kebijakan pemerintah pusat serta berlandaskan pada Astacita sebagai fondasi pembangunan nasional.

“Jawa Barat merupakan motor penggerak nasional. RKPD 2027 menjadi indikator krusial dalam menentukan arah visi dan misi RPJMD, terutama karena berada pada fase pertengahan perencanaan pembangunan,” jelasnya.

Gubernur Jawa Barat dalam arahannya menekankan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan angka statistik semata, tetapi harus mampu menyentuh akar permasalahan secara komprehensif dan berkelanjutan.

Sejumlah sektor prioritas pun menjadi perhatian, di antaranya penguatan layanan kesehatan terintegrasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam mewujudkan pembangunan Jawa Barat yang lebih merata, inklusif, dan berkelanjutan.

Dari Karawang, Wabup Maslani Ikuti Rakor Inflasi 2026, Perkuat Sinergi Program Nasional

0

KARAWANG, KARAWANGHARIINI.COM – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, mewakili Bupati Karawang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, bertempat di Gedung Singaperbangsa, Karawang, pada Senin (13/4/2026).

Rakor ini merupakan agenda strategis pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas inflasi di seluruh daerah, sekaligus memastikan sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah berjalan optimal.

Selain membahas pengendalian inflasi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah, serta sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal. Kedua program tersebut dinilai penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat.

“Melalui rakor ini, kami semakin memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, sekaligus memastikan program-program strategis nasional dapat berjalan optimal di Kabupaten Karawang,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Karawang berharap, melalui koordinasi yang berkelanjutan, berbagai program prioritas nasional dapat diimplementasikan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pimpin Apel Pagi, Wabup Karawang Tekankan Disiplin ASN dan Efisiensi Energi

0

KARAWANG, KARAWANGHARIINI.COM – Wakil Bupati Karawang memimpin apel pagi rutin di Plaza Pemda Karawang pada Senin (13/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah, Staf Ahli Bupati, serta seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang.

Dalam apel tersebut, turut dilakukan pembacaan Core Value ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) yang diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan evaluasi terkait pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) serta pentingnya efisiensi penggunaan sumber daya di lingkungan perkantoran.

Ia juga menginstruksikan seluruh kepala bagian untuk meningkatkan pengawasan, khususnya dalam penggunaan energi di setiap ruangan.

“Saya instruksikan untuk mengecek dan mengontrol kembali setiap ruangan. Pastikan penggunaan energi dilakukan secara efektif dan efisien,” tegasnya.

Menutup arahannya, Wakil Bupati berharap seluruh ASN di Kabupaten Karawang dapat meningkatkan kinerja serta tetap disiplin dalam menjalankan tugas sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Mudah-mudahan kita semua bisa bekerja maksimal sesuai arahan pemerintah pusat serta menjalankan poin-poin yang telah ditetapkan dalam Surat Edaran Bupati,” pungkasnya.

Percepat Penurunan Stunting, Wabup Karawang Luncurkan Program PMT

0

KARAWANG, KARAWANGHARIINI.COM – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, secara resmi membuka kegiatan Kick Off Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal bagi ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) dan balita bermasalah gizi, sekaligus Gebyar Pekan Imunisasi Dunia (PID) Tahun 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Posyandu Melati, Desa Gintungkerja, Kecamatan Klari, pada Kamis pagi (9/4/2026), sebagai bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mempercepat penurunan angka stunting.

Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Barat yang menargetkan penurunan angka stunting hingga 5 persen pada tahun 2026. Saat ini, angka stunting di Kabupaten Karawang tercatat sebesar 17,6 persen dan ditargetkan turun menjadi 14,08 persen pada tahun ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang menjelaskan bahwa program PMT tidak hanya berfokus pada peningkatan berat badan, tetapi juga bertujuan memperbaiki status gizi secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, H. Maslani menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam pelaksanaan program. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk serius dalam menangani persoalan gizi, khususnya pada balita.

“Kita harus serius menangani gizi balita. Saat ini angka stunting kita 17,6 persen, dan target kita harus turun menjadi 14,08 persen di tahun ini. Tujuannya bukan hanya menaikkan berat badan, tetapi memastikan status gizinya benar-benar membaik secara permanen,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya menekan angka stunting, sekaligus mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan.

Musrenbang Karawang 2026: Ekonomi Tumbuh Positif, Infrastruktur dan Konektivitas Jadi Fokus 2027

0

KARAWANG, KARAWANGHARIINI.COM – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Karawang Tahun 2026 pada Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah, khususnya untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Dalam forum tersebut terungkap bahwa kinerja pembangunan Kabupaten Karawang sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Sejumlah indikator makro mencatat capaian menggembirakan, di antaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 5,06 persen dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 74,59.

Selain itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Karawang mencapai Rp130,65 juta atau melampaui target, dengan kontribusi terhadap PDRB Jawa Barat sebesar 11,10 persen. Tingkat kemiskinan juga berhasil ditekan menjadi 7,08 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 7,99 persen. Ketimpangan pendapatan pun menunjukkan perbaikan dengan rasio gini di angka 0,36.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih menjadi pekerjaan rumah, seperti pengendalian emisi gas rumah kaca yang masih di atas target, serta prevalensi stunting yang perlu terus ditekan.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa capaian positif tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan ke depan.

“Berbagai indikator pembangunan menunjukkan hasil yang baik, namun kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada tantangan yang harus kita jawab bersama, seperti peningkatan kualitas pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, hingga percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Karawang, Ridwan Salam, menyampaikan bahwa tema Musrenbang tahun ini adalah “Penyediaan Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah yang Berkualitas, Merata, dan Terintegrasi.”

Tema tersebut dipilih sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan antarwilayah di Kabupaten Karawang.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dapat semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan Karawang yang berkelanjutan dan merata.