KARAWANG | KARAWANGHARIINI.COM | Tiga mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PT Teras Pasundan Mediatama melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Karawang, Rabu (26/8/2026).
Ketiga mahasiswa tersebut yakni Khayla Fitria Zahra, Annisa Fatmawati Dewi, dan Syakra Normalisa. Dalam kunjungan tersebut, mereka mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai program pembinaan yang dilakukan Lapas Karawang, khususnya program ketahanan pangan melalui Laskar Farm.
Kunjungan tersebut memberikan pengalaman baru bagi para mahasiswa karena mereka dapat melihat langsung pemanfaatan lahan di lingkungan Lapas Karawang untuk kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan.
Kalapas Karawang, Ma’ruf Prasetyo, menjelaskan bahwa Lapas Karawang memiliki lahan idle sekitar 3 hektare yang dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan.
“Lapas Karawang mempunyai lahan idle seluas 3 hektare. Dari lahan tersebut, sekitar 1,7 hektare kita gunakan untuk pertanian karena Karawang sendiri terkenal dengan keunggulan padinya,” ujar Ma’ruf.
Ia mengatakan bahwa program tersebut tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan bahan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan bagi warga binaan.
“Warga binaan kita libatkan secara langsung dalam kegiatan beternak dan bercocok tanam. Jadi, mereka tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga mendapatkan keterampilan yang nantinya bisa menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai jenis usaha peternakan yang dikembangkan melalui Laskar Farm, salah satunya ayam Kampung Unggul Balitbang atau KUB.
“Kita juga mengembangkan ayam KUB. Warga binaan kita ajarkan mulai dari pemeliharaan sampai penetasan telur. Anak ayam yang sudah menetas nantinya bisa dipelihara menjadi ayam pedaging atau dipasarkan,” jelasnya.
Selain ayam KUB, Lapas Karawang juga mengembangkan domba pedaging, sapi, serta beberapa jenis ikan seperti lele, nila, ikan mas, patin, dan koi.
“Untuk domba, kita mengembangkan beberapa jenis seperti Dorper, Texel, Merino, dan Suffolk. Kemudian ada juga penggemukan sapi dan budidaya ikan,” ungkap Ma’ruf.
Menurutnya, seluruh kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang pembinaan yang lebih luas kepada warga binaan.
“Harapannya, semakin banyak kegiatan ketahanan pangan yang kita kembangkan, semakin banyak juga wadah bagi warga binaan untuk mendapatkan keterampilan dan pengalaman,” tuturnya.
Sementara itu, Khayla Fitria Zahra, salah satu mahasiswa PKL UNIKOM, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kunjungan tersebut.
“Kesan saya, kunjungan ini sangat mengedukasi kami terkait Laskar Farm. Kami jadi tahu bahwa di dalam lapas ternyata ada banyak kegiatan produktif yang melibatkan warga binaan secara langsung,” ujar Khayla.
“Kami juga jadi lebih memahami bagaimana kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan bisa dijadikan sebagai bagian dari pembinaan. Semoga Lapas Karawang semakin jaya dan program Laskar Farm ke depannya semakin berkembang,” tambahnya.
Annisa Fatmawati Dewi juga mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut memberikan pengalaman yang berbeda selama menjalani PKL.
“Menurut saya, kunjungan ini sangat menarik karena kami bisa melihat langsung kegiatan yang ada di Lapas Karawang. Sebelumnya kami hanya mengetahui programnya dari informasi atau berita, tetapi sekarang kami bisa melihat prosesnya secara langsung,” kata Annisa.
“Yang paling berkesan adalah melihat bagaimana warga binaan dilibatkan dalam kegiatan yang produktif. Menurut saya, hal tersebut bisa menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka setelah kembali ke masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Syakra Normalisa mengatakan bahwa kegiatan tersebut membuat dirinya mendapatkan sudut pandang baru mengenai proses pembinaan di dalam lapas.
“Buat saya, kunjungan ini memberikan pengalaman dan wawasan baru. Saya melihat bahwa pembinaan di Lapas Karawang tidak hanya berupa kegiatan di dalam ruangan, tetapi juga ada kegiatan langsung seperti bertani dan beternak,” ujar Syakra.
“Saya berharap program seperti Laskar Farm bisa terus berjalan dan berkembang. Semoga apa yang dilakukan Lapas Karawang bisa terus memberikan manfaat untuk warga binaan dan masyarakat,” tambahnya.
Kunjungan mahasiswa PKL UNIKOM dari PT Teras Pasundan Mediatama tersebut menjadi salah satu pengalaman pembelajaran di luar lingkungan kerja. Para mahasiswa tidak hanya mendapatkan informasi mengenai program Laskar Farm, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan warga binaan.
Melalui Laskar Farm, Lapas Karawang terus berupaya memanfaatkan potensi lahan sekaligus memberikan keterampilan kepada warga binaan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan.



